MPP, KALBAR – Sejumlah Wartawan saat melakukan perjalanan ke beberapa kecamatan di wilayah hukum Polres Melawi pada hari selasa
( 17/2/21) sempat bertandang ke beberapa kantor Polsek, mengingat wartawan dan polri adalah mitra dalam pemberitaan.

Ketika tiba di polsek Kota Baru kecamatan Tanah Pinoh kami di sambut dengan ramah Penuh keakraban oleh Kapolsek, yaitu IPTU DM Panjaitan,demikian juga yang di lakukan oleh kapolsek Sayan,IPTU. SUTADI sambutan ramah dan wajah bersahabat menjadi kesan luar biasa bagi Wartawan.

Selanjutnya ada pengalaman beda,setiba di Kantor Polsek Sokan, wartawan berjumlah 3 orang hendak mampir bermaksud silahturahmi dan melapor untuk permisi masuk wilayah terebut namun kondisi kantor dalam keadaan kosong melompong,tak ingin penasaran,ketiga rekan Wartawan pun sempat menunggu di teras depan kantor Polsek mana tau anggota Posek tersebut sedang Patroli atau ada kesibukan lain,setelah menunggu lebih dari satu jam,tak seorang pun anggota polsek yang nongol ke kantor.Merasa penasaran,wartawan media ini menanyakan kepada warga sekitar terkait keberadaan kapolsek atau anggota yang Piket.
“Kadang kosong pak,tak tau kemana”,ujarnya.

Saat dalam perjalan di kecamatan Sokan, jumpai hal hal yang mencolok di pandang mata,salah satunya adalah di temukan tumpukan kayu jenis ulin (Sequre red_) di beberapa titik lokasi di area wilayah hukum Polsek Sokan,di duga kuat kayu belian,(Ulin red_) dari hasil tebangan ilegal.

Tak hanya kayu ulin,di informasikan oleh sumber tepercaya,bawasannya ada aktifitas PETI (pertambangan Emas Tampa ijin) di wilayah hukum Polsek Sokan.

Salah satu tujuan bertandang ke Kantor polsek tersebut ialah hendak mengonfirmasi kebenaran informasi terkait PETI dan Kayu ulin.sayang nya tak satu pun anggota polsek atau kapolsek sokan dapat di temui.di disinyalir kehadiran Wartawan di Sokan telah Bocor,dan anggota polsek terkesan sengaja menghindar bertemu Wartawan.

Merasa tak ada yang dapat di temui di lingkungan polsek Sokan,akhirnya ketiga rekan wartawan pun memutuskan balik arah pulang melanjutkan perjalanan ke Nanga Pinoh,ibukota kabupaten Melawi,
Ketika beristirahat saat dalam perjalanan tiba tiba telepon seluler salah satu wartawan berdering,terbaca telepon panggilan masuk dari salah satu warga sokan inisial UDB,saat di angkat ternyata yang berbicara di Ponsel seorang oknum Anggota Polsek sokan inisial MJ,
Dalam pembicaraan di telpon,MJ menyanggah kalau dirinya tidak berada di sektor sokan,pasalnya Wartawan media ini telah melaporkan ke Kapolres Melawi AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto,S.I.K perihal kantor polsek sokan kosong.

Kecamatan sokan merupakan lumbung pengeluaran Kayu ulin ilegal.hasil investasi wartawan di lapangan,melalui sumber terpercaya kayu kayu ulin tersebut di jual ke luar kabupaten Melawi,Sintang dan Kapuas hulu,di melawi hanya transit ,di duga kuat ada kordinasi terkoordinir antara cukong kayu dan oknum polsek setempat sehingga dengan amannya kayu kayu ulin ilegal keluar bebas dari Sokan.

Sementara Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memaparkan visi dan misinya yang dimuat dalam makalah berjudul ‘Transformasi Menuju Polri yang Presisi’.

Secara gamblang ia memaparkan visi dan misinya tentang transformasi di bidang penegakkan hukum oleh Kepolisian Republik Indonesia.

Yaitu 16 Program prioritas Kapolri adalah menjamin keamanan program prioritas nasional, penguatan penanganan konflik sosial, peningkatan kualitas pelayanan publik Polri, mewujudkan pelayanan publik Polri yang terintegrasi, pemantapan komunikasi publik, pengawasan pimpinan terhadap setiap kegiatan, penguatan fungsi pengawasan, serta pengawasan oleh masyarakat.

Jika 16 program prioritas ini dapat berjalan baik,diharapkan dapat memberikan hasil yang baik yaitu Polri yang prediktif, responsif, dan transparansi berkeadilan, serta Polri yang menjadi elemen penting bangsa untuk menjaga berdiri tegaknya demokrasi menuju Indonesia yang maju.

(Jon)

Loading...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini