MANADO,  Polda Sulut – Tim gabungan Resmob Polres Minahasa Utara  dan Polda Sulawesi Utara berhasil menangkap pria berinisial SAD (32), tersangka kasus pencabulan terhadap anak-anak (pedofilia), di perkebunan Desa Ongkau II Jaga IV, Sinonsayang, Minahasa Selatan, Selasa (01/12/2020) dini hari.

Informasi diperoleh menyebutkan, tersangka yang merupakan oknum perangkat desa salah satu desa di Likupang Selatan, Minahasa Utara ini diduga telah mencabuli belasan pria yang berumur 7 hingga 17 tahun.

Kejadiannya sejak November-Desember 2019 dan Juli-September 2020, di wilayah Minahasa Utara, kemudian tersangka melarikan diri ke Minahasa Selatan.

Penangkapan bermula ketika Senin sore sekitar pukul 15.00 WITA, tim gabungan mendapat informasi bahwa tersangka berada di wilayah Desa Ongkau. Tim lalu menyusun strategi untuk menangkap pria yang diduga kuat memiliki kelainan seksual tersebut.

Tiga puluh menit kemudian, tim menuju Desa Ongkau dan tiba sekitar pukul 19.00 WITA. Dilanjutkan dengan penyelidikan mendalam serta penggalangan terhadap masyarakat sekitar.

Sekitar pukul 23.00 WITA, tim kembali mendapat informasi bahwa tersangka bersembunyi di perkebunan yang dijaga oleh pria berinisial ZK. Diduga, ZK membantu menampung tersangka selama dalam pelariannya.

Tak mau kehilangan ‘buruan’, tim langsung mendatangi area perkebunan dengan medan cukup berat dan gelap gulita.

Selasa dini hari sekitar pukul 01.00 WITA, tim menggerebek sebuah rumah yang berada di tengah perkebunan, dan mendapati tersangka bersama ZK sedang tertidur pulas.

Namun saat hendak diamankan, tersangka SAD berusaha melawan dan merebut senjata api milik salah seorang anggota tim. Karena tak mengindahkan tembakan peringatan petugas, tersangka terpaksa ‘dilumpuhkan’ dengan ‘timah panas’ di bagian kakinya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulawesi Utara Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan hal tersebut. “Tersangka SAD bersama penjaga kebun ZK sudah diamankan di Mapolres Minahasa Utara untuk diperiksa lebih lanjut,” tandas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Loading...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini