Media Purna Polri, Karawang – Dana desa tahap 3 tahun 2020 ditargetkan cair November mendatang. Hal ini agar bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) dapat segera disalurkan ke masyarakat.
β€œYang mana kebanyakan desa alokasi anggaran dana desa tahap 3 ini untuk BLT-DD tahap 4,5, dan 6,” terang Kabid PUEM Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karawang Agus Somantri, Senin (26/10/20).

Ia mengatakan, 265 desa di Karawang telah melakukan pembangunan fisik dengan penyerapan anggaran dana desa tahap 1 dan 2. Dengan demikian dana desa tahap 3 yang sebesar 20% dari total pagu ini difokuskan untuk BLT-DD dan pengadaan masker.

Meski demikian, sebanyak 32 desa akan mengalokasikannya untuk pembangunan fisik, sejumlah desa tersebut mengalami keterlambatan karena pada tahun ini bertepatan menjadi pilkades serentak. β€œUntuk BLT-DD mereka sudah lebih awal malah di tahap sebelumnya,” tambahnya.

Sebab itu, Asom, sapaan akrabnya berharap pemerintah desa segera mengusulkan pencairan dana desa tahap 3 jika sudah memenuhi persyaratan. Namun dikatakannya pula pihaknya masih menunggu perubahan peraturan bupati yang memuat tentang alokasi dana desa untuk BLT-DD dan perubahan pagu. Sebetulnya sejak tahap 2 lalu pagu dana desa telah mengalami pengurangan namun belum disyaratkan mesti ada perbub.

Masih dikatakan Asom, penyerapan dana desa tahap 1 dan tahap 2 sejauh ini terbilang lancar. Sebelumnya BLT-DD dipatok Rp600 ribu per penerima manfaat, karena memang tahap 1 dan tahap 2 pencairannya 40%.
Adapun BLT-DD mengalami pengurangan nilai menjadi Rp300 ribu per penerima manfaat sebab memang pencairan dana desa tahap 3 sisanya hanya 20%. β€œKarena memang sedikit, gak cukup kalau Rp600 ribu,” pungkasnya.

Liputan:Margono S.

Loading...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini