Media Purna Polri/Tangerang – Dinas kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil)sigap dan tanggap untuk melayani dan mendatangi warga yang mengalami urgent untuk melakukan perekaman e-KTP meskipun ditengah pandemi Covid -19.

Menurutnya,Dedikemal selaku kontrol sosial menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada pemerintah kabupaten Tangerang khususnya kepada Dinas Kependudukan dan catatan sipil yang sudah merespon cepat terkait adanya warga Kp Cicayur RT 01/04 Desa Pagedangan kecamatan Pagedangan pada hari Rabu (8/10).

Warga atas nama Royani yang belum melakukan perekaman e-KTP, dimana dirinya sedang menderita penyakit kanker dibagian wajah, melihat situasi urgent walaupun dengan kondisi Covid-19 kadis Dispendukcapil H.Syafrudin, M.SI langsung mengutus tim untuk mendatangi kediaman Royani dalam rangka membantu perekaman e-KTP.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Drs.H Syafrudin M.Si menyampaikan bahwa dalam situasi pandemi Covid-19 tidak menjadi penghalang bagi instansinya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, hanya saja jumlahnya terbatas, dan harus mengikuti Protokol kesehatan. “ujarnya kepada Media Kamis (8/10/20).

Di tengah pandemi Covid -19 ini kami tetap melayani masyarakat yang mengurus administrasi kependudukan dari pagi sampai jam 16.00 Wib,”.

Dalam pelayanan,kami juga membatasi jumlah orang selain itu, tetap mengikuti standar Protokol kesehatan, misalnya memakai masker, hand sanitizer, cuci tangan, jaga jarak, dan sebagainya jika tidak mengikuti aturan ini, kami tidak layani,” jelasnya.

Syafrudin menambahkan,
dalam situasi pandemi Covid -19 ini, menyebutkan tidak ada kendala dalam pelayanan administrasi kependudukan Karena semua material seperti blanko e-KTP tersedia, hanya saja dibatasi waktunya dan jumlah yang dilayani karena Covid -19 ini.

Masih ditempat yang sama Syafrudin juga membenarkan adanya satu pegawai Disdukcapil yang terkena positif Covid-19.

Menurutnya, Dinkes melakukan rapid tes kepada seluruh pegawai Disdukcapil beberapa waktu lalu, dari hasil rapied test ada 3 yang reaktif setelah dilakukan tes swab satu orang dinyatakan positif.

Untuk mengantisipasi penularan, Syafrudin menyarankan agar pelayanan kantor Disdukapil sementara ditutup selama 3 hari, untuk dilakukan penyemprotan disinsfektan.

“Kami berharap agar kepada seluruh pegawai untuk membiasakan menggunakan protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak aman,” terangnya.

(Rical S)

Loading...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini