Media Purna Polri, Karawang – Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang baru saja mengeksekusi Kepala Desa Cikampek Timur Kamaludin (48). Kamaludin ditangkap saat bekerja di kantor desa Cikampek Timur dengan mengenakan dinas Kepala Desa.

Kepala Kejari Karawang Rohayatie mengatakan penangkapan Kamaludin karena yang bersangkutan berstatus terpidana kasus penipuan. Ia sempat dituntut dua tahun penjara pada Juni 2019. Namun pada Juli 2019, hakim Pengadilan Negeri Karawang memvonis bebas.

“Kami kemudian mengajukan kasasi ke MA (Mahkamah Agung). Pada Desember 2019, keluar keputusan kasasi dan terpidana harus ditahan,” kata Rohayatie saat jumpa pers di kantor Kajari Karawang, Selasa (29/9/2020).

Rohayatie menjelaskan pihaknya sudah berupaya memanggil Kamaludin. Namun Kamaludin tiga kali mangkir dan menolak datang.

“Terpidana Kamaludin sempat buron selama sembilan bulan. Alhasil kami menjemput terpidana di kantor desa Cikampek Timur,” ujarnya.

Sebelumnya, Kamaludin terbukti menipu Momon, seorang pengusaha asal Kecamatan Purwasari. Awalnya, Kamaludin meminjam uang senilai Rp 270 juta kepada Momon untuk modal bisnis telur. Namun, hutang itu tak dibayarkan dengan berbagai macam alasan.

Kamaludin kemudian mengajak korban bisnis kontrakan. Kepada korban, dia menjanjikan bagi hasil Rp 5 juta setiap bulan. “Namun terpidana kembali membuat janji palsu,” kata Rohayatie.

Liputan : Margono S.

Loading...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini