Media Purna Polri,Purwakarta,–Usai diperiksa oleh pihak kejaksaan negeri Purwakarta atas kasus dugaan korupsi dana Desa tahun 2019 di Desa Anjun Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta,Sekretaris Camat Plered, Jaenudin mengatakan bahwa dirinya dipanggil oleh kejaksaan sebagai saksi untuk memberikan keterangan atas dugaan korupsi Dana Desa Anjun sebesar Rp 228 jutaan.

“Baru selesai menjalani pemeriksaan oleh pidsus kurang lebih selama 3 jam,” ujar Jaenudin ditemui usai pemeriksaan di kejaksaan negeri Purwakarta, Senin (28/09/2020).

Saat diperiksa, Jaenudin diberi puluhan pertanyaan oleh pihak Kejari atas dugaan korupsi dana Desa tersebut.
“Ada sekitar belasan pertanyaan yang harus saya jawab, Alhamdulillah sudah terjawab semua”.ujar Sekcam

Ia menjelaskan, bahwa uang sebesar 228 juta lebih itu sebelumnya sudah dikembalikan melalui rekening Desa, sesuai dengan yang saya lihat dari rekening koran. Akan tetapi uang yang dikembalikan itu diambil lagi oleh Pjs Kepala Desa.

“Kami mengadakan pertemuan-pertemuan dengan Bamusdes, dusun bahkan Pjs Kepala Desa untuk membahas uang 228 juta itu. Ternyata uang tersebut belum dipakai pembangunan pada waktu itu,” ungkapnya.

Karena pada waktu itu anggapan dari TPK harus ada rekomendasi dari inspektorat, ternyata saya sudah Kordinasi dengan inspektorat dan inspektorat tidak ingin mengeluarkan rekomendasi karena itu kewenangan kepala desa.

“Setelah itu saya kembalikan lagi ke Desa untuk mengadakan musyawarah kembali termasuk dengan kepala desa, sekdes, bamusdes, bendahara desa dan pada saat itu TPK itu juga hadir,” tutur Jaenudin.

Dirinya saat itu menyarankan kepada TPK agar segera dilaksanakan pembangunan tersebut. Akan tetapi, kata Jaenudin jawaban dari TPK akan melaksanakan pembangunan tersebut asal ada surat dari Kecamatan.

“Saya buatin surat itu yang ditandatangani oleh Camat Plered untuk merealisasikan uang pengembalian sebesar 228 juta lebih itu yang diambil oleh Pjs Kepala Desa Anjun, Mulya Sepa untuk direalisasikan sesuai dengan musyawarah desa,” pungkasnya.

Sampai berita ini diterbitkan, kepala Desa anjun ketika di SMS belum merespon dan dari pihak Kejari Purwakarta belum memberikan pernyataan resmi terkait pemangilan belasan orang atas dugaan korupsi dana desa di Desa Anjun.
Liputan:Margono S.

Loading...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini