Mediapurnapolri Polres Subang –
Kapolres Subang AKBP Teddy Fanani, S.I.K., M.H., M.M., CHRA. didampingi Kasat Reskrim AKP M. Wafdan Muttaqin, S.I.K., S.H., M.H., Pimpin kegiatan Press Conference Penangkapan Pelaku Tindak Pidana Persetubuhan dan atau Perbuatan Cabul Terhadap Anak dibawah Umur, bertempat di Lobby Polres Subang, Kamis (27/08/2020) Sekira Pukul 10.30 WIB.

Waktu dan tempat kejadian perkara (TKP) Pada Hari Kamis tanggal 20 Agustus 2020 sekira Pukul 16.30 Wib di kamar rumah milik saksi sdri. PK di Kp. Nagrak Ds. Nagrak Kec. Ciater Kab. Subang.

Kapolres Subang Polda Jabar AKBP Teddy Fanani, S.I.K., M.H., M.M., C.H.R.A menyampaikan bahwa Kronologis singkat kejadian, Pada Hari Kamis tanggal 20 Agustus 2020 sekira pukul 15.00 WIB, pelaku RG menghubungi korban RD mengajak untuk minum-minuman keras. Kemudian korban RD yang sedang bersama korban DE menyetujui ajakan pelaku RG, lalu korban RD dan DE pergi mendatangi pelaku RG di Ds. Nagrak Kec.Ciater Kab. Subang dirumah saksi VK. Disana sudah ada pelaku RG, MA dan DH juga saksi VK. Kemudian pelaku DH pergi membeli minuman, setelah pelaku DH membeli minuman pelaku RG, MA, DH dan saksi VK serta korban RD dan DE minum bersama secara bergiliran. Setelah minum saksi VK langsung keluar rumah. Beberapa saat kemudian korban RD dan DE sudah mabuk, pelaku RG membawa masuk korban RG ke dalam kamar dan menyetubuhinya.

Setelah pelaku RG menyetubuhinya RD keduanya keluar kamar ke kamar mandi, kemudian masuk pelaku MA dan korban DE masuk kekamar pelaku MA menyetubuhi korban DE. Saat pelaku MA sedang menyetubuhi korban DE, pelaku RG dan korban RD masuk lagi ke dalam kamar melihat pelaku MA menyetubuhi korban DE.

Pelaku MA menyetubuhi korban DE , pelaku MA keluar kamar pelaku RG melihat korban DE yang masih berbaring dikasur yang belum memakai celana, kemudian pelaku RG menyetubuhi korban DE , setelah pelaku RG menyetubuhi korban DE, pelaku RG keluar kamar , kedua korban RD dan DE ditinggalkan didalam kamar.

Setelah pelaku RG keluar kamar kemudian pelaku DH masuk kedalam kamar dan melihat korban RD dan DE sedang berbaring lalu pelaku DH membuka baju korban DE dan melakukan perbuatan cabul kepada korban DE dengan meraba payudaranya dan menghisap payudara korban DE, setelah mencabuli korban DE pelaku DH keluar kamar.

Kronologis pengungkapan dan penangkapan, Berawal dari laporan tersebut Pihak kepolisian melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan, hingga pada hari Kamis tanggal 20 Agustus 2020 sekira jam 21.00 Wib di balai musyawarah Ds. Cibeusi Kec. Ciater Kab. Subang Sat Reskrim Polres Subang berhasil mengamankan tersangka Sdr. MA, DH dan RG, dan dari pengakuan pelaku RG menyetubuhi korban RD dan korban DE sebanyak 1 kali , untuk pelaku MA mengakui sudah menyetubuhi korban DE sebanyak 1 kali juga pelaku DH mengakui sudah melakukan perbuatan cabul terhadap korban RD.

Identitas korban DE (Korban), Subang / 16 Tahun, Pelajar Alamat Kec. Jalancagak Kab. Subang dan RD (Korban) Subang / 15 Tahun, Pelajar, Alamat Kec. Ciater Kab. Subang.

Pelaku yang berhasil diamankan RG (Pelaku persetubuhan DE dan RD ), Subang / 19 Tahun, Belum bekerja, Alamat Kec. Ciater Kab. Subang; MA (Pelaku Persetubuhan DE), Subang / 19 Tahun, Belum bekerja, Alamat Kec. Ciater Kab. Subang; DH (Pelaku Perbuatan cabul terhadap korban DE) Subang / 19 Tahun, Belum bekerja, Alamat Kec. Ciater Kab. Subang.

Modus operandi, Para tersangka sebelum melakukan Persetubuhan dan atau perbuatan cabul terhadap korban, terlebih dahulu mengajak minum –minuman keras jenis iceland, kemudian setelah mabuk korban DE dan RD di setubuhi oleh para pelaku secara bergantian.

Barang bukti yang diamankan berupa Pakaian Korban yang digunakan pada saat kejadian, 1 (satu) buah handphone dan 1 (satu) Botol Bekas Minuman Merk Iceland, ujar Kapolres Subang Polda Jabar AKBP Teddy Fanani, S.I.K., M.H., M.M., C.H.R.A.

Atas perbuatannya tersebut tersangka a.n RG, MA, DH dikenakan Pasal 81 Jo 76D dan atau Pasal 82 Jo 76E UU RI UU RI No. 17 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun serta denda paling banyak Rp. 5.000.000.000.,- ( lima miliyar rupiah)., tandas Kapolres Subang Polda Jabar AKBP Teddy Fanani, S.I.K., M.H., M.M., C.H.R.A.

(Vey_Hms)

Loading...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini