Polda Kalteng – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalteng melalui Subdit IV Renakta (Remaja, Anak Anak dan Wanita) berhasil mengamankan satu orang pelaku MH (20) yang diduga melalukan tindak pidana persetubuhan anak dibawah umur kepada adik tirinya sebut saja Bunga, Sabtu (11/07/2020) lalu.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Kalteng Irjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M. melalui Kabidhumas Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H. dididampingi Kasubdit IV / Renakta saat dijumpai di ruang kerja Kasubdit Renakta, Selasa (21/07/2020) pukul 09.00 WIB.

Penangkapan terhadap pelaku warga Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya tersebut, dilakukan berdasar dari Laporan Polisi Nomor : LP/L/158/VII/RES.1.24./2020/SPKT tanggal 11 Juli 2020 yang dilaporkan oleh Ibu korban.

Setelah menerima laporan, tim dari subdit IV/Renakta Ditreskrimum Polda Kalteng langsung melakukan penyelidikan.

Setelah dilakukan pencarian dan rekam jejak selama tiga jam setelah laporan diterima akhirnya pelaku dapat ditemukan di kediaman kakak pelaku di Kasongan, Kabupaten Katingan dan selanjutnya pelaku diamankan ke Polda Kalteng.

Dalam pengungkapan tindak pidana tersebut, juga diamankan beberapa barang bukti yaitu satu buah celana dalam warna ungu, satu buah pampers, serta satu Visum Et Repertum dari korban.

Kabidhumas menyampaikan, pelaku akan dikenakan pasal 81 ayat (2) undang – undang Republik Indonesia nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang undang No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang undang No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 tahun serta denda paling banyak Rp 5 miliar.

“Di sini kami menyampaikan juga bahwa orang tua korban sekaligus orang tua pelaku sangat berat melaporkan hal tersebut. Namun hukum harus tetap ditegakkan agar memberikan efek jera kepada pelaku,” pungkas Hendra.

Loading...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini