Media Purna Polri, Kepsul – Banjir yang melanda Desa Waitina Kecamatan Mangoli Timur, Kabupaten kepulauan Sula,(Kepsul), Maluku Utara, disebabkan tingginya curah hujan hingga meluap nya sunggai Waisenga, pada Sabtu (4/7/2020) pagi.

Berdasarkan rillis Kapala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Sula (Kaban) Hendra Umabahi yang diterima awak media bahwa, terdapat 98 rumah warga yang terdampak banjir dan sebanyak 102 Kepala Keluarga (KK) yang ada di desa setempat terpaksa mengungsi.

“penyebab banjir karna hujan deras yang terjadi pada pukul 22.00 WIT kemarin malam (Jumat-red) sehingga banyak rumah warga yang tergenang air ” jelas Hendra.

Hendra mengatakan, penyebab banjir karna hujan deras sehingga air sunggai Waisenga meluap di pemukiman warga desa. Akibatnya, air setinggi 1 meter itu membuat 102 KK mengungsi.

“Langkah yang kami lakukan adalah kami langsung terjun ke lokasi Banjir, membantu warga dan melakukan pendataan korban, mendata kerusakan yang terjadi akibat banjir dan terjun langsung titik-titik terjadinya banjir untuk kami lakukan tindakan selanjutnya,”tutur Hendra.

Kapala Desa Waitina, Sirajudin Umasangaji mengatakan, terdapat 35 unit rumah warga rusak total, rata-rata pada bagian dapur. Titik rawan banjir ada di dusun namun.

“hujan mulai dari pukul 22:00 wit malam, tapi yang paling deras pada jam 5 subuh. Disitu terjadi luapan sungai Waigafu dan sungai Waisenga dari jam 8 pagi hingga jam 12 siang” kata Kades Sirajudin.

Ia mengatakan, titik banjir di Dusun II Desa Waitin, mengakibatkan ratusan warga dusun tersebut terpaksa mengusngsi di keluarga mereka masing-masing di dusun I dan dusun III.

“warga juga butuh bantuan Sandang dan Pangan dan yang paling penting normalisasi pengalihan sungai Wai Senga ke sungai Waigafu, tutupnya.(Isto).

Loading...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini