Media Purna Polri_Denpasar – Komandan Korem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H., memimpin Acara Tradisi dan Penerimaan Tugas Jabatan Pejabat Baru Korem 163/Wira Satya, Kamis (02/07/2020), bertempat di Aula Gedung Wira Satya.

Tiga pejabat baru yang melaksanakan tradisi dan laporan yaitu Kasi Perencanaan (Kasiren) Kolonel Inf Anak Agung Ngurah Krisna yang sebelumnya menjabat Dosen Madya Seskoad, Kasi Intelijen (Kasi Intel) Kolonel Inf Boyke Sukanta yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pembinaan Pendidikan dan Latihan Pusat Intelijen Angkatan Darat (Dirbindiklat Pusintelad) serta Kasi Logistik Letkol Arm Chriswan Haryadi yang sebelumnya merupakan pejabat Sekretaris Badan Pembinaan Administrasi Veteran dan Cadangan TNI Kodam IX/Udayana (Sekbabinminvetcaddam Kodam IX/Udayana).

Sejalan dengan adanya validasi organisasi Korem 163/Wira Satya oleh Markas Besar TNI Angkatan Darat dimana dilakukan perubahan status Korem 163/Wira Satya dari Tipe B menjadi Tipe A maka Jabatan Beberapa Perwiranya menyesuaikan perubahan. Komandan Korem berpangkat Perwira Tinggi berpangkat Bintang Satu atau Brigjen, sementara Kepala Staf dan Para Kasi Korem berpangkat Kolonel.

Demikian disampaikan oleh Kapenrem163/Wira Satya Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana Sukertia, S.S., melalui press release yang disampaikan ke media ini.

Kepada pejabat baru dan keluarga, Danrem 163/Wira Satya mengucapkan selamat datang di lingkungan Korem 163 /Wira Satya.

“Selamat datang dan selamat bergabung dalam Keluarga Besar Korem 163/Wira Satya”, ucap Danrem.

Danrem juga berpesan untuk segera menyesuaikan dengan lingkungan tugas yang baru serta menyebut tantangan tugas setelah perubahan status Korem 163/Wira Satya dari Tipe B menjadi Tipe A akan menjadi semakin tidak ringan dan kompleks.

“Kita harus dapat melaksanakan tugas pokok dengan baik, maksimal dan optimal terkait dalam rangka pembinaan teritorial atau Binter”, jelas Danrem.

Wilayah teritorial Korem 163/Wira Satya adalah meliputi seluruh wilayah Provinsi Bali yang didalamnya mencakup 8 Kabupaten dan 1 Kota. Untuk itu dalam pelaksanaan tugas kita banyak berkoordinasi, berkomunikasi dan bersinergi dengan pemerintah daerah dan juga komponen masyarakat lainnya. Jalinan komunikasi dan sinergitas yang baik akan sangat mendukung pencapaian pelaksanaan tugas pokok satuan.

Danrem kembali menyinggung kondisi saat ini dimana Pandemi COVID-19 masih menjadi pekerjaan rumah atau PR yang harus dapat diatasi dan ditangani secara bersama-sama.

“Ini telah menjadi komitmen bersama pemerintah termasuk melibatkan semua instansi termasuk kita TNI”, sebut Brigjen Husein Sagaf.

Tugas kita adalah membantu pemerintah dan masyarakat dalam menerapkan himbauan atau instruksi dari negara.

” Pemerintah menghimbau tentang protokol kesehatan yang harus diterapkan di masyarakat maka itu yang harus kita kawal. Kemudian ada perintah dalam rangka mendisiplinkan masyarakat dalam menghadapi COVID-19 agar penyebarannya tidak semakin meluas, maka itu juga tugas kita dan dilakukan secara masif. Masyarakat kita sampaikan, kita edukasi serta tidak bosan melakukan sosialisasi dalam setiap kesempatan yang ada”, jelas Danrem.

Keberhasilan penerapan protokol kesehatan maupun dalam rangka mendisiplinkan masyarakat maka akan menjadi awal yang bagus menuju kebiasaan kehidupan baru atau New Normal yang segera akan dibuka bertahap di wilayah Bali yang oleh Gubernur direncanakan dimulai pada 9 Juli 2020 mendatang.

“Mari kita dukung dengan upaya maksimal apa yang sudah direncanakan Pemerintah Provinsi Bali dengan harapan masyarakat dapat kembali kepada kehidupan seperti sebelum terjadinya Pandemi COVID-19 tetapi dengan catatan terapkan protokol kesehatan”, tegas Danrem.

Kapenrem 163/Wira Satya Mayor Bagus mengatakan rangkaian kegiatan yang berlangsung selama 45 menit tersebut diakhiri dengan perkenalan singkat dari ketiga pejabat baru.
(Ardy)

Loading...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini