Media Purna Polri_Nganjuk – Masyarakat terdampak Covid-19 di Kabupaten Nganjuk telah menerima beras Bansos Covid-19 yang bersumber dari APBD Kabupaten Nganjuk. Bansos mulai distribusikan pada Kamis (02/07/2020) termasuk di seluruh Desa se Kecamatan Gondang.

Dalam pengamatan Wartawan Media Purna Polri di Desa Jaan, Kecamatan Gondang pada hari yang sama ada beberapa catatan untuk perbaikan selanjutnya. Seperti dituturkan Yus (43 tahun) “Saya sangat terbantu dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini dengan adanya beras Bansos ini, kualitas beras lumayan baik dibanding sebelumnya yang agak buram. Sekarang lebih putih berasnya walaupun masih banyak menirnya.”

Ditemui di kantor Faisol dari Lembaga Amphibi (Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup Dan B3 Indonesia) memberikan keterangan, “Seperti sebelumnya tidak Ada label jenis beras pada kemasan Bansos covid ini. Padahal aturan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 59 Tahun 2018 Tentang Kewajiban Pencantuman Label Kemasan Beras. Permendag ini diundangan pada 25 Mei 2018 dan mulai berlaku setelah tiga bulan diundangkan atau 25 Agustus 2018.”

“Permendag ini bertujuan untuk melindungi konsumen beras. Untuk itu, beras yang dikonsumsi harus dijamin keamanannya dan diketahui asalnya. Selain itu, perlu adanya informasi yang benar dan lengkap pada setiap kemasan beras,” tambah Faisol.

Adapun beras Bansos kali ini rata-rata masuk kategori medium dengan tingkat broken sebanyak 25%-30% sesuai aturan Permentan nomor 31/Permentan/PP.130/8/2017 tentang kelas mutu beras. Dengan HET Rp 9.450/kg untuk wilayah Jawa, Lampung Dan Sumsel harusnya dengan anggaran Rp 10.000 per kilogram sesuai aturan Kemendag konsumen sudah mendapatkan beras kualitas Premium. (Her/Sol/team)

Loading...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini