Media Purna Polri_Jakarta – John Refra alias Jhon Kei kembali terlibat atas kasus perencanaan pembunuhan. Kali ini, ia bersama dengan anak buahnya itu telah berencana akan membunuh pamannya yakni Agrapinus Rumatora alias Nus Kei pada Minggu (21/06/2020).

Sebelumnya, John Kei pernah terlibat atas kasus pembunuhan terhadap bos PT Sanex Steel Indonesia, Tan Harry Tantono alias Ayung pada 2012. Dalam kasus pembunuhan bos PT Sanex itu, John Kei dijatuhi hukuman 16 tahun penjara.

Namun, setelah mendapatkan remisi 36 bulan 30 hari, berdasarkan perhitungan, John Kei akan bebas pada 31 Maret 2025. Akan tetapi, John diberikan program bebas bersyarat pada 26 Desember 2019, setelah memenuhi persyaratan. Namun, ia dikenai masa percobaan hingga 31 Maret 2026.

Dalam kasus pembunuhan tersebut, John Kei┬áditangkap di Hotel C’One, Jakarta Timur pada 17 Februari 2012. Saat itu, polisi menembak bagian bawah lutut kanan John karena mencoba untuk melawan petugas.

Kombes Herry Heryawan yang saat itu menembak kaki John Kei memberikan alasan dirinya menghadiahkan timah panas pada saat penangkapan tersebut. “Tersangka ditembak karena melakukan perlawanan,” kata Herimen sapaan akrabnya dalam keterangannya, Kamis (25/06/2020).

Ia menegaskan, sebagai anggota Polri sudah menjadi kewajiban dirinya dalam menindak para penjahat. Terlebih, orang yang akan ditangkapnya itu merupakan incaran atau target anggota Korps Bhayangkara atas kasus pembunuhan bos PT Sanex Steel Indonesia.

“Saya digaji negara untuk melaksanakan tugas yang diembankan kepada saya, dan tugas itu di antaranya membasmi penjahat. Apa yang saya lakukan sudah sesuai SOP,” tegasnya.

Dalam kasus itu, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memvonis John Kei bersalah dalam kasus pembunuhan itu pada 27 Desember 2012. Oleh karena itu, ia harus menjalani hukuman 12 tahun penjara, karena terbukti melanggar Pasal 340 juncto Pasal 55 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Atas putusan tersebut, John sempat mengajukan banding. Namun, Mahkamah Agung justru malah menambah vonis terhadap dirinya menjadi 16 tahun penjara.(Hms)

Loading...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini