MEDIA PURNA POLRI,TASIKMALAYA-Jelang lebaran peredaran UPAL (uang palsu) di ungkap Polres Tasikmalaya senin 11-05-2020 empat tersangka asal Jakarta dan Bogor di amankan usai kedapatan membawa 29.600 lembar upal pecahan seratus ribu rupiah,walau tidak bisa di hitung secara normal mencapai kisaran 2.9 milyar.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Hendra Lesmana,Sik menerangkan uang yang di duga palsu di amankan saat melaksanakan Operasi Ketupat Lodaya serta pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di pospam Cikunir. Petugas mencurigai plat nomor kendaraan luar daerah asal Bogor yang di tumpangi empat orang.

Semula petugas mengira pelaku merupakan pemudik namun saat di geledah ternyata menemukan uang palsu (upal) di dalam tas besar.
Di hadapan Polisi pelaku mengaku sengaja membawa uang palsu milik temannya bernama Erwin asal Tanggerang Banten,uang palsu tersebut sudah tiga bulan di bawa keliling Pulau Jawa,melainkan untuk mencari orang pintar yang bisa menyempurnakan uang palsunya hingga bisa di gunakan/di perjual belikan,mereka akan mendatangi orang pintar di wilayah kawasan Sukaratu Kab.Tasikmalaya.

Mendapatkan upal dari rekannya yang menghilang atas nama Erwin dan mereka membawa upal tersebut di Pulau Jawa hingga ke Surabaya dengan tujuan mencari orang pintar/paranormal untuk di jadikan uang asli tambah Kasat Reskrim AKP SiswoTarigan.

Meskipun belum mengedarkan UPAL pelaku sudah di jerat UU KHUP pidana pasal 36 ayat 2 nomor 7 tahun 2017 dengan ancaman 10 tahun penjara.

Pihak Polres telah berkoordinasi dengan pihak Bank guna memastikan bahwa uang yang terjaring razia Polres Tasikmalaya lembarannya memang uang palsu.
(Iwan.Gunawan/Iis.S)

Loading...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini