Media Purna Polri, Karawang — Kepala Kepolisan Resort (Kapolres) Karawang AKBP Arif Rachman Arifin S.I.K.M.H., menggelar konferensi pers mengenai pengungkapan kasus Tindak Pidana Kekerasan Terhadap Anak yang mengakibatkan meninggal dunia, Pembunuhan dan atau Penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia, pada Senin (17/2) di halaman Gedung Sat Reskrim Polres Karawang.

Menurut Kapolres, kejadian bermula pada Jumat tanggal 07 Februari 2020 pukul 21.00 WIB yang dilakukan oleh tersangka berinisial Usa alias F terhadap korban (SJ), dimana tersangka Usa membeli 4 kaleng lem merk Aibon, dimana harga satu kalengnya 5 ribu rupiah.

“Ketika tersangka berada di TKP yaitu di pinggir jalan gedung sinyal timur area stasiun Cikampek Ds. Cikampek kota Kec. Cikampek Kab. Karawang, lem yang dibeli tersangka diminta oleh korban SJ,” ujar Kapolres.

Setelah korban menggunakan lem bersama,karena merasa kurang kemudian korban meminta kembali lem milik tersangka, namun tersangka menolak.

“Diduga kesal oleh ulah korban maka tersangka naik pitam dan melakukan tindak kekerasan terhadap SJ hingga meninggal dunia,” ujarnya.

“Korban dipukul bagian wajah lebih dari 20 kali menggunakan kepalan tangan, tersangka juga memukul rahang sebayak 2 kali dengan menggunakan batu, selanjutnya tersangka memukul kepala bagian belakang sebanyak 3 kali dengan batu bata, kemudian mengikat serta menarik korban menggunakan ikat pinggang dan mengikat dibesi pondasi pagar gedung sinyal timur stasiun Cikampek, hingga menyebabkan korban meninggal dunia,” terang Kapolres.

Kapolres juga menunjukan kepada awak media beberapa barang bukti dalam kejadian tersebut diantaranya 1 buah kasos putih, 1 buah celana warna biru dongker, 5 buah kaleng lem merk Aibon, 1 buah batu, 1 buah bata, 1 buah ikat pinggang, 1 pasang sendal dan 1 buah celana warna hitam.

Tersangka ucap Kapolres diduga melanggar pasal 80 ayat (3) UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang penetapan PERPPU No. 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23 Tahun 2020 tentang perlindungan anak menjadi Undang-undang dan pasal 338 KUHP dan atau pasal 351 ayat (3) KUHP tentang kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan Meninggal Dunia dan pembunuhan dan atau Penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia.

Saat ini juga telah dilakukan penahanan  di Rutan Polres Karawang terhadap tersangka untuk mempermudah proses hukum yang sedang berjalan.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Bimantoro Kurniawan S.I.K., memaparkan mengenau kronologis penangkapan tersangka.

“Kronologis penangkapan berawal dari terungkapnya identitas korban, dari situ kita berangkat melakukan proses penyidikan dan alhamdulillah dalam waktu 3 hari tersangka dapat kita tangkap tak jauh dari TKP di kolong jembatan,” ujar Bimantoro.

Setelah ada petunjuk, saksi-saksi dan keterangan dari masyarakat dan pengakuan tersangka karena kebetulan sandal korban juga dibawa oleh tersangka sehingga mempercepat penanganan kasus ini.

“Berkat kerja sama yang baik dari pihak Polsek Cikampek serta Polres Karawang dan kerja sama yang baik dari masyarakat alhamdulilah kita bisa cepat mengungkap kasus ini,” tutup Bimantoro. (Margono S/ Syarip).

Loading...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini