Media Purna Polri- Tangerang. Berjalan 4 tahun lamanya, Sahrani (48) bersama istri dan ke 4 anaknya yang masih kecil-kecil menempati gubuk reot. Diketahui, Sahrani warga Kp. Rancalabu, Rt 10 /Rw 02 Desa Rancalabu Kec.Kemiri Kab.Tangerang dalam kesehariannya hanya buruh serabutan. Sahrani menempati gubuk kecil dengan kondisi berdindingkan bilik kayu beratap pelastik, berlantaikan tanah dan itulah yang menjadi tempat peristirahatan mereka sekeluarga.

Saat ditanya awak media, Sahrani tidak mampu berkata apa-apa, tampak dari raut wajah kusamnya, menghambarkan betapa pedihnya kehidupanya dengan istri dan ke empat anaknya.

Ibu Mani (50) tetangga Sahrani menceitakan kondisi keluarga didepan media kalau Sahrani dalam kesehariannya bekerja serabutan.  Kehidupan istri dan ke empat anaknya tergantung penghasilanya. Jika Sahrani tidak dapat uang, mereka akan menahan lapar. Seraya meneteskan air mata dihadapan wartawan (Ibu Mani), saya kalau mampu akan membantu mereka Pak.. Kami dari beberapa tetangga yang lain merasa kasihan, kalau ada makanan ya kami kasih, ucap Ibu Mani.

Sedangkan saat dikonfirmasi Nakrawi selaku ketua Rt 10 Rw 02 menjelaskan, sudah berkali-kali saya mengajukan kepada Kepala Desa Rancalabu terkait susahnya kehidupan warga saya, tapi tidak ada tanggapannya sama sekali dari pemerintah desa. Karena keluarga Sahrani saya tau persis kehidupannya.  Untuk makan saja terkadang seadanya dan terkadang tetangga sekitar juga memberikan sedikit makanan untuk keluarga Bapak Sahrani” ucapnya, pada Sabtu (9/11/2019).

“Saya berharap, ada bantuan dari pemerintah serta instansi untuk keluarga Bapak Sahrani sekeluarga, agar bisa menempati rumah yang benar-benar layak untuk Bapak Sahrani bersama keluarganya, karena anak-anaknya memiliki hak hidup layak dan masa depan, jelasnya.  (Rical/Dusman )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini