Media Purna Polri- Melawi, Kalbar. Kasat lantas Polres Melawi AKP. Aang Permana S.Ip., M.AP menyampaikan, ada 1685 pelanggar yang terjaring razia pada Operasi Zebra Kapuas 2019 ini. Adapun dari 1685 pelanggar yang kita tilang sebanyak 1538 dan teguran sebanyak 147 pelanggar.

AKP. Aang Permana menyebutkan,  pelanggar yang terjaring Ops Zebra 2019 banyak didominasi oleh penguna sepeda motor yang tidak mengunakan helm dengan jumlah 573 orang diikuti dengan pelanggar melawan arus 178, berkendara dibawah umur 252 pelanggar selanjutnya pelanggar surat-surat kendaraan bermotor sebanyak 428 pelanggar.

“Barang bukti yang disita, SIM sebanyak 331, STNK sebanyak 915 dan kendaraan berjumlah 292 dan ada satu kejadian laka lantas. Dari Jumlah penindakan sebanyak 1685 diantaranya, kendaraan roda dua sebanyak 1431 sedangkan untuk pelanggar roda empat (mobil penumpang sebanyak 74) dan mobil barang 73, ucap Kasat lantas.

“Pengendara sepeda motor yang tidak mengunakan helm mendominasi pelangaran Ops Zebra tahun ini. Kesadaran masyarakat tentang pengunaan helm masih kurang dan jumlah kendaraan yang terjaring Ops Zebra kali ini meningkat 5,2 % dari tahun 2018 lalu”, Ucapnya.

Kasat lantas juga menambahkan, selain melakukan penindakan pada pelanggar dalam Ops Zebra ini juga dilakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pelaksanaan Ops Zebra dan memberikan wawasan tentang keselamatan berlalu lintas baik disekolah-sekolah dan masyarakat umum. Kasat lantas menghimbau kepada warga supaya berkendara dengan tertib dan mematuhi peraturan lalu lintas.

“Kelalaian berkendara bukan saja membahayakan diri sendiri melainkan juga pengguna jalan lain. Menggunakan kendaraan dijalan berkaitan dengan keselamatan pengendara, keselamatan orang lain dan berkaitan dengan keluarga yang ada di rumah”.

“Disiplin di jalan akan mengurangi kecelakaan di jalan. Ops Zebra Kapuas 2019 memang sudah berakhir, tetapi dalam melakukan penindakan terhadap pelanggaran tetap kami lakukan. Kami akan terus melakukan penindakan terhadap para pelanggar dan kami akan bekerja sama dengan dispemda (Pajak) dan POM TNI dalam setiap kegiatan”, ucapnya. (jon wawan)

Loading...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini