Media Purna Polri, Jayapura_Papua – Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustab B Urbinas SIK. SH Pimpin pengeledahan di Asrama Rusunawa serta Unit I s/d Unit VI Jl. Kamwolker Perumnas III Kelurahan Yabansai Distrik Heram karena diduga sebagai tempat penyimpanan barang bukti Ranmor pada Hari Senin (09/09).

Pengeledahan yang melibatkan 500 Orang Personil Gabungan Polres Jayapura Kota, Polda Papua dan BKO Brimob Nusantara.

Turut hadir dalam Penggeledahan tersebut Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol Djajuli SIK, Danyon Brimob Polda Sumut AKBP M. Ambat. SIK, Danyon Brimob Polda Bengkulu Kompol Mada Ramadita. SIK, Danyon Brimob Polda Jambi Kompol Asep Sujarwadi.SIK, Wakapolres Jayapura Kota Kompol Heru Hidayanto,S.Sos, Kabag OPS Polres Jayapura Kota Nursalam Saka S.Pd. MM, Kasat Reskrim Polres Jayapura Kota AKP Sugeng Ade Wijaya. SIK, Kasat Lantas Polres Jayapura Kota AKPJunan P. S.Sos. MM, Kasat Binmas Polres Jayapura Kota AKP Pieter Kendek SH.MH, Kasat Narkoba Polres Jayapura Kota AKP. Muhammad Burhanudin Yusuf Hanafiah SH, SIK, Kapolsek Abepura Clief Gerard Philipus Duwith SE, S.IK, Kasat Intelkam Polres Jayapura Kota Iptu Beddu Rachman, Danton Brimob dan Polda Papua Ipda Benny Sokoy

Saat ingin mengeledah terjadi adu argumen antara Ketua Asrama Rusunawa Musa Hisage yang menanyakan surat penggeledahan dan maksud dan tujuan melakukan penggeledahan dengan Aparat kepolisian dengan cekatan Kasat Reskrim Polres Jayapura Kota AKP Sugeng Ade Wijaya SIK dengan menyampaian Kami kesini karena mendapatkan perintah dari Kapolres Jayapura Kota untuk melakukan penggeledahan dan mencari pelaku pencurian dengan kekerasan dan juga mencari Narapidana yang melarikan diri dari Lapas Abepura pada tanggal 28 Agustus 2019. Dan apabila Ketua Asrama menghalangi tugas kami maka kami akan melakukan tindakan tegas karna menghalang-halanggi tugas aparat Kepolisian.

Akhirnya Ketua Asrama memperbolehkan Anggota gabungan melakukan penggeledahan terhadap kamar-kamar di asrama Rusunawa serta asrama Unit I s/d unit VI

Tepat pukul 11.00 Wita Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Rudolf Albert Rodja di dampingi oleh Karo Ops Polda Papua Kombes Pol. Gatot Haribowo SIK tiba di Asrama Rusunawa dan melihat barang bukti hasil Penggeledahan di Asrama Rusunawa Gedung Kuning Blok A / Blok B dan Gedung Putih Blok A / Blok B

Barang Bukti yang di amankan dari
Asrama Rusunawa Gedung Kuning Blok A dan Blok B :
– 1 buah Samburai
– Parang 3 buah
– 3 Buah Sabit
– Pipa Besi 6 buah
– 1 buah Badik
– 1 buah tulang Kaswari
– 6 Buah Katapel
– 2 buah Baju TNI Angkatan. ARISAN
– 2 Buah Celana TNI
– 1 Buah Baju Loreng
– 1 buah Kampak
– 4 buah Balok paku
– 2 buah Kampak
– 2 buah Tombak
– 2 buah Tongkat Polisi

Barang bukti yang diamankan dari Asrama Rusunawa Gedung Putih Blok A dan Blok B
– 3 lembar Bendera KNPB
– 3 buah Megapone
– 9 Tas Noken bergerak Bintang
Kejora
– 14 Gelang bercorak Bintang Kejora
– Baju Loreng 10 Luar
– Celana Loreng 10 lembar
– 2 buah Helm Corak BK
– 1 buah Septuaginta Laras
– 5 buah Parang
– 1 buah Sabit
– 15 Pisau
– 2 buah Badik
– 3 buah Betel.
– 25 anak Panah
– 3 buah Busur
– 1 buah Martelu
– 12 Katapel
– ratusan Kelereng

Barang bukti dari Asrama Unit I
– 1 Unit SPM Honda Beat DS 5564 AF
Warna Biru
– 1 Unit SPM Yamaha Mio M3 Warna
Hitam
– 1 Unit SPM Yamaha Xeon
Bergambar Doraemon.

Dimana Asrama Rusunawa dan asrama unit I sampai dengan VI sering dijadikan tempat persembunyian oleh para pelaku pencurian Kendaraan Bermotor (curanmor) serta penampungan hasil kejahatan curanmor, sehingga setiap akan dilakukan penggeledahan para penghuni selalu menghalangi pelaksanaan kegiatan kepolisian dilokasi tersebut.

Diketahui bahwa penghuni asrama bukan murni mahasiswa, namun masyarakat yang sudah berkeluarga banyak yang tinggal di tempat tersebut, komunitas penduduk yang bermukim adalah masyarakat dari pegunungan tengah.

Kapolres Jayapura kota mengatakan paskah penggeledahan, kesiap siagaan lebih ditingkatkan untuk mengantisipasi terhadap gangguan kamtibmas, karena yang bermukim selain dari mahasiswa ada kelompok pelaku kejahatan dan aktifis sparatis sehingga perlu diawasi.(red/monti)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini