Media Purna Polri,Bandung –┬áDirektorat Reserse Kriminal khusus kembali ungkap kasus perdagangan kosmetik kadaluarsa dari berbagai merk.

Dalam konferensi persnya di gedung Ditkrimsus Polda Jabar, Senin (9/9/2019) Dir krimsus Polda Jabar Kombes. Pol Samudi dengan didampingi dari staf Humas. Memaparkan tersangka P alias H (selaku Pemilik Usaha) tertangkap pada hari selasa, 2 September 2019 dari TKP 1 yang beralamat di KP. Depok Rt. 1 RW. 12 Desa Manggungharja Kec.ciaparay Kab.Bandung, dan TKP II di Lapak Ruko yang beralamat di jl.raya Pacet No. 161 Kec.Ciaparay Kab.Bandung

Modus operandi yang dilakukan tersangka P alias H yang juga diketahui sebagai Wartawan Media Online di Kab Bandung, dengan cara menghapus dengan tiner dan mengganti tanggal kadaluarsa dengan tanggal yang baru.

Dalam melakukan aksinya pelaku P alis H dengan Memerintahkan 4 orang karyawannya, dengan cara Menghapus : Tiner, Coumpond, Cutter, Menggosok : dengan menggunakan Cutton Bud, Menggunting : Gunting tulisan Exp Yang diembos Pada bagian Kemasan, Menempel: setelah Exp lama dihapus, dan di tempel Exp baru, Menutup : Menimpa Exp Lama dengan Exp Baru.

Masih menurut Ditkrimsus , Tersangka P alias H perdagangkan kosmetik yang kadaluarsa yang sudah diganti tanggal kadaluarsa nya dengan cara borongan ke wilayah Surabaya, Medan dan Bandung selain itu juga dijual eceran diruko di jl.Raya Pacet No.161 kec.ciparay kab.Bandung kepada konsumen yang datang, tersangka P alias H untuk mendapatkan kosmetik yang kadaluarsa dari beberapa Sumber diantaranya TR Kab.Bogor, AP Kab Karawang, Rini Jakarta, NN Cianjur dan CC Kota Bogor.

Tersangka P alias H sudah beroperasi kurang lebih selama 3 tahun dari mulai tahun 2017 dan memperkerjakan 4 orang karyawan yang digaji sebesar Rp 2000.000 sampai dengan Rp.3.000.000 perbulannya

Lebih lanjut Samudi Menambahkan, dalam satu hari tersangka P alias H dapat mengganti tanggal kadaluarsa pada label kemasan kosmetik 1.000 sampai dengan 2.000 (dua ribu) pcs.dari keuntungan yang diperoleh tersangka perminggu rata-rata sekitar Rp.5.000.000 sampai dengan Rp.10.000.000,-

Barang bukti yang diamankan oleh kepolisian diantaranya: kurang lebih 100 ribu produk kosmetik/ Berbagai merk dan jenis yang sudah diganti tanggal kadaluarsa serta alat kerja seperti, hvs, terpal, Plastik tanggal kadaluarsa serta alat bantu kerja lainnya.

Sejauh ini polisi telah melakukan penyitaan barang bukti, pemeriksaan saksi Dan saksi ahli, pemasangan Police line dan gelar perkara.

Pelaku dijerat dengan dugaan pasal 62 ayat(1) Jo. Pasal 8 ayat(1) hurup d dan atau e dan atau huruf f dan atau huruf g UU RI no 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman hukuman pidana 5 tahun penjara.(bidhum)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini