MEDIA PURNA POLRI,KALTENG-Ā Aktivis Lembaga Pendidikan Pemantauan dan Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (LP3K – RI ) kordinator lapangan Kalimantan Tengah, angkat bicara dan mengapresiasi tim Polda Kalimantan Tengah ,melakukan penyelidikan terhadap Mega proyek lanjutan peningkatan Jalan Madara – Jln Provinsi yang bersumber Dana dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Barito Selatan Tahun Anggaran 2017.

Proyek tersebut menurut Latif Kamarudin selaku aktivis LP3K RI yang juga peduli terhadap pembangunan dan pemberantasan tindak pidana Korupsi di Kalimantan Tengah,Tandasnya.

Proyek untuk lanjutan peningkatan jalan Madara – Jalan Provinsi TA 2017 ini cukup besar menelankan Anggaran Daerah Kabupaten Barito Selatan Rp. 10,082.000.000,- yang di laksanakan oleh PT . Multi Usaha Pembangunan”, pusat Kalimantan Selatan.

Latif Kamarudin selaku Putra Daerah Barito Selatan,cukup terpanggil dan mengapresiasi tim Polda Kalteng untuk melakukan penyelidikan terhadap proyek ini dan Dia pun berharap kepada penegak hukum khusus tim Polda Kalteng,sekira nya dapat dan mampu audit proyek ini serta memanggil semua Dinas terkait khusus nya Dinas PU PR Kabupaten Barito Selatan yang terlibat di dalam pelaksanaan proyek ini dan mengingat proyek peningkatan jalan ini hampir setiap tahun di anggarankan oleh Pemerintah masa gak pernah tuntas perbaikan jalan ini dan jalan ini sangat di harapkan oleh masyarakat satu-satu jalan nya sebagai lintas menuju ke kota dan anggaran untuk peningkatan ini cukup besar menelan anggaran Daerah Kabupaten Barito Selatan.

Aktivis LP3K -RI Latif Kamarudin menduga ada kongkalingkong pengawas teknis lapangan,pejabat penanggung jawab teknis kegiatan (PPTK),Kuasa Pengguna Anggaran (KPA),Pengguna Anggaran ( PA ) dan pelaksana Lapangan proyek ini PT. Multi Usaha Pembangunan pusat Kalimantan Selatan,Pungkas nya. (TS,SH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini