MEDIA PURNA POLRI,TANGERANG- Sesuai dengan berita acara kesepakatan yang dibuat oleh PT. Prima Mitra Piranti dengan karyawan yang melakukan aksi slowdown pada tanggal 3 juli 2019 di hotel Kriyad Tangerang lalu, maka hari ini di adakan pertemuan lanjutan di kantor PT. Gapura Angkasa Terminal 3 internasional Bandara Soekarno Hatta Tangerang.

PT. Gapura Angkasa diwakili oleh General Manager menerangkan bahwa PT. Prima Mitra Piranti sudah menyerahkan kepada PT. Gapura Angkasa untuk menyelesaikan kasus yang terjadi yang berimbas pada munculnya pemberitaan online dengan adanya aksi karyawan yang melakukan slowdown yang menjadi sorotan netizen, maka dalam hal ini tidak perlu hadir di acara rapat hari ini,Ucapnya.

Pasalnya dari hasil keputusan Rapat Internal PT. Gapura Angkasa mengenai adanya pelanggaran yang dilakukan oleh PT. Prima Mitra Piranti ini menjadi riuh di dalam managemen PT. Gapura Angkasa itu sendiri, karena selaku penanggung jawab di bidang Ground Handling di seluruh bandara Indonesia terkhusus di Bandara Soekarno Hatta, lalu muncul pemberitaan media online yang beredar adanya karyawan yang melakukan aksi slowdown menuntut PT. Prima Mitra Piranti untuk membayarkan BPJS Tenaga Kerja kepada pihak BPJS.

Maka PT. Gapura Angkasa memutuskan untuk mempercepat pemutusan kontrak vendor kepada PT.Prima Mitra Piranti pada akhir bulan juli ini, yang seharusnya berakhir pada bulan maret 2020. PT. Gapura angkasa akhirnya menunjuk PT. Garuda Daya Pratama Sejahtera anak Perusahaan dari Garuda Indonesia Group (GA Group) menjadi pengganti vendor PT. Prima Mitra Piranti.(17/7/19).

Sumber informasi yang didapatkan, bahwa pihak PT. Gapura Angkasa yang diwakili oleh General Manager, Sekertaris Manager, Direktur Human Capital, Direktur Operasional. Hadir juga dari pihak Serikat Pekerja PT. Gapura Angkasa diwakili oleh Ketua Cabang Cengkareng dan hadir juga perwakilan 10 karyawan yang ikut dalam aksi slowdown.

Dalam hal ini pihak managemen PT. Gapura Angkasa mengatakan di bulan juli ini akan melakukan pelunasan terhadap PT. Prima Mitra Piranti cabang Cengkareng, selanjutnya PT. Prima Mitra Piranti akan segera menyelesaikan semua tagihan BPJS Tenaga Kerja unit GSE dan AIC pada akhir bulan juli 2019.

Di dalam peliputan hadir dari Biro Bantuan Hukum Media Purna Polri untuk memantau acara rapat yang diselenggarakan PT. Gapura Angkasa hari ini, yang dari awal sudah meliput Karyawan PT. Prima Mitra Piranti yang melakukan aksi slowdown dan langsung menjadi perhatian khusus di redaksi dalam memberitakan berita yang berimbang, amat disayangkan ternyata ada oknum PT. Gapura Angkasa setelah selesai rapat ada tindakan disertai kata-kata yang seharusnya tidak perlu diucapkan kepada Biro Bantuan Hukum yang hadir disana tanpa ada permintaan maaf. (David P Munthe)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini