Media Purna Polri, Kota TangerangΒ Lagi-lagi terjadi main hakim sendiri di wilayah kota Tangerang dalam hal penagihan hutang piutang. Tepat pada hari jumat malam lalu, korban Fredy sebagai penagih hutang mengadakan pertemuan di Mc.Donald jalan Imam Bonjol kota Tangerang bersama saudara saudara antoni dan acin sebagai yang mempunyai hutang.(12/7/19)
Awak media Purna Polri mendatangi korban untuk meminta keterangan di RSUD Kab.Tangerang, korban mengatakan bahwa dalam pertemuan tersebut bahwa kedatangannya saya hanya ingin menagih hutang dan meminta untuk segera dibayar, hanya dari pihak yang mempunyai hutang saudara antoni, acin membuat suasana menjadi cekcok mulut dan tak berselang lama saudara antoni dan acin memanggil 6 orang yang lain ternyata sudah berada di Mc.Donal tersebut untuk melakukan pengeroyokan di sertai pemukulan terhadap saya,ucapnya.
Pihak media Purna Polri juga menghubungi Pengacara korban melalui komunikasi telepon dan menerangkan bahwa clientnya hanya meminta hutang segera dibayar ternyata menjadi korban Fredy pengeroyokan, Evan Gumandang, SH sebagai pengacara korban menyampaikan bahwa clientnya fredy akan tetap melanjutkan proses kasus pengeroyokan ini ke jalur hukum karena sudah mengandung unsur Tindak Pidana sesuai pasal 170 KUHP dan clientnya sudah membuat pelaporan ke pihak Kepolisian Sektor Karawaci sesuai SPKT nomor : LP.B/VII/2019/PMJ/RESTO TNG KOTA/KARAWACI pada tanggal 12 juli 2019.
Dalam hal ini korban juga menyampaikan pesan kepada pihak Kepolisian Sektor Karawaci untuk menindak lanjuti kasus ini sampai tuntas dan saya sebagai korban hanya ingin meminta keadilan terhadap apa yang terjadi kepada saya. tuturnya. @David P Munthe

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini