MEDIA PURNA POLRI,KEPSUL- Warga pemilik lahan ancam bongkar gedung milik Dinas Pertanian yang tidak difungsikan sejak 2008 hingga saat ini. Gedung yang bangun diatas lahan milik warga Desa Fuata, Kecamatan Sulabesi Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara tanpa dilakukan pembayaran lahan.

Warga pemilik lahan, Nasir Panikfat kepada Media ini Jum’at (5/7/2019), mengatakan, sejak tahun 2008 lalu Pemda membangun salah satu kantor pertanian dilahan miliknya tanpa dilakukan pembayaran hingga saat ini. Bahkan, bangunan juga tidak difungsikan sejak masa Pemerintahan Ahmad Hidayat Mus (AHM) dan masa Pemerintahan Hendrata Thes (HT) saat ini. Oleh karena itu, pihaknya selaku pemilik lahan mendesak Bupati Hendrata Thes agar segera menindak lanjuti lahan yang belum dibayar hingga saat, apabila dalam waktu dekat tidak ditindak lanjuti oleh Pemda maka gedung tersebut akan dibongkar agar lahan kembali kepada pemiliknya, Desak Nasir.

“Dalam waktu dekat Pemda tidak bayar maka bangunan saya bongkar supaya lahan atau kintal itu kembali ke saya. Karena sudah 10 tahun sampai sekarang, baru bangunan abis bangun tidak pake sampe sekarang. Jadi bongkar saja karena bangunan tidak dipakai. Dulu pernah mantan Camat Ikrm urus sampai sekarang tidak ada kejelasan, setelah itu Ustad Halil datang urus sama saja hasilnya tidak ada sampai sekarang. Intinya saya akang bongkar,”Ancam Warga Nasir. (Isto)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini