Media Purna Polri, Jakarta┬á –Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Timur,Junaedi Rahmad mewakili Kepala Dinas Kabupaten /Kota Program PINTAR Tanoto Foundation seluruh Indonesia menjadi narasumber didepan Dirjen Dikdasmen Kemendikbud dan seluruh pejabat yang ada di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia,Junaedi Rahmad berbagi pengalaman praktik baiknya dalam menerapkan dan menyebarluaskan Program PINTAR selasa (28/05/2019).

Hamid Muhammad Dirjen Dikdismen Kemendikbud menyebut ,saat ini pemerataan mutu pembelajaran menjadi fokus Kemendikbud . Mutu yang ditagih adalah peningkatan pada kompetensi siswa,pengembangan karakter,leterasi unggul ,dan penguasaan kompetensi abad 21 seperti kemampuan kerja sama,herpikir kritis,berkomunikasi,dan kreatif menurut Hamid,dalam setahun ini Tanoto Foundation melalui Program PINTAR bekerja sama dengan Kemendikbud telah melatih para guru kepala sekolah komete sekolah dan pengawas dalam meningkatkan kualitas pembelajaran manejemen berbasis sekolah dan budaya baca.

Dampaknya pembelajaran dikelas guru-guru memfasilitasi siswa menggunakan kemampuan berpikir tingkat tinggi dalam pembelajaran.siswa juga dilatih keterampilan abad 21 dan peningkatan minat membaca.

Masyarakat juga terlibat aktif dalam meningkat kualitas sekolah . “Mutu siswa ditentukan pembelajaran yang berkualitas,maka yang harus dikontol dan diawasi adalah guru.Maju tidaknya sekolah bergantung kepala sekolah .Program PINTAR ini memastikan guru dan kepala sekolah menjalankan perannya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dikelas.

Untuk itu saya mendorong program ini perlu didiseminasi dalam rangka pemerataan Kualitas Pendidikan,Kemendikbud ,Pemerintah Daerah dan Tanoto Foundation perlu bersenergi untuk mewujudkannya” Kata Hamid pada acara Sharing Best Practice Program Pintar yang dihadiri sekitar 20 peserta pejabat Kemendikbud di Jakarta (28/05/2019).

Pada acara tersebut ada empat narasumbet dari unsur dinas pendidikan ,guru ,kepala sekolah yang berbagi pengalaman praktik baiknya dalam menerapkan Proram Pintar .
Libatkan Forum CSR untuk disiminasi.

Dampak Program Pintar sudah dirasakan manfaatnya oleh sekolah Program Pintar Tanoto Foundation seperti yang diuraikan oleh Junaedi Rahmad Kepala Dinas Pendidikan Tanjung Jabung Timur (Jambi) pada acara Sharing Best Practice tersebut

Menurut Junaedi Rahmad Kabupaten Tanjung Jabung Timur melalui Forum CSR Perusahan yang ada di Tanjung Jabung Timur akan didorong untuk mendiseminasikan Program Pintar kesekolah-sekolah kami yang tersebar didaerah-daerah terpencil memerlukan pelatihan dan pendampingan untuk menerapkan praktik-praktil baik dalam pembelajaran .untuk itu kami akan membentuk fasilitator-fasilitator baru .Program Pintar untuk menjangkau lebih banyak sekolah didaerah kami.dengan demikian Pemkab Tanjabtim Percepatan Pembangunan Sumber Daya Manusia ” Ujar Junaedi”.

Tanoto Foundation melalui Program Pintar sampai Mey 2019. telah melatih dan pendamping 9.647 guru kepala sekolah pengawas dan komete sekolah 1.465 sekolah dan madrasah yang tersebar dilima Provinsi ,yaitu Sumatera Utara,Jambi, Riau, Jawa tengah,dan Kalimantan timur .Diharapkan pada tahun 2022 ada lebih dari 9.000 sekolah dan madrasah yang mendapatkan manfaatkan dari Program Pintar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran manejemen sekolah dan budaya baca . ( Herwanto )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini