MEDIA PURNA POLRI,ROKAN HILIR – Pelaksanaan Pemilu Capres atau Cawapres dan Caleg 2019, hampir usai sebagai Negara Demokrasi pelaksanaan pemilu maupun pileg merupakan wujud dari kesadaran masyarakat dalam menentukan pilihan terhadap calon Presiden dan wakil Presiden serta calon wakil Rakyat dalam pelaksanaan pemilu pileg, tentu ada yang akan kalah dan ada yang menang itulah dinamika dalam berdemokrasi.

Perseteruan dan bersaing selama proses pemilu dan pileg adalah hal yang wajar dikarenakan semuanya menginginkan kemenangan, berharap untuk dipilih, akan tetapi apabila dalam pelaksanaannya kalah, tentu harus bisa menerima dengan lapang dada.

Tokoh Pemuda masyarakat sekaligus berprofesi sebagai Korwil Bidang Pendidikan Kec. Bangko Pusako Nasoha mengatakan hal tersebut adalah tidak tepat dan tidak setuju dengan keinginan itu karena dalam pelaksanaan pemilu tentu ada Undang-Undang yang menaungi pelaksanaannya dan ada Lembaga yang bisa dijadikan sebagai wadah untuk melakukan pengaduan pelanggaran baik pelanggaran pidana, administasi maupun etika jelas Nasoha.

Apabila mengetahui adanya kecurangan, ranah hukum adalah satu satunya langkah yang tepat baik melalui Bawaslu maupun melalui MK, jadi tidak tepat apabila mengambil langkah menurunkan kekuatan masa ataupun yang sering disebut dengan People Power, papar Nasoha.

Lanjut Nasoha, karena hal ini akan menimbulkan kerusuhan dan perpecahan Bangsa, sekali lagi mari kita jaga persatuan dan kesatuan Bangsa, saya sangat tidak setuju dengan adanya rencana pergerakan People Power tersebut, Harap Nasoha.(Situmorang)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini