MEDIA PURNA POLRI,JAWA BARAT- Lagi dan lagi jajaran kepolisian Polres Cirebon dan Poda Jawa Barat menciduk perekam dan penyebar video bermuatan ujaran kebencian yang berisi adu domba TNI-Polri, dan hoaks HUT PKI, di Kuningan Jawa Barat.

Status tersangka telah ditetapkan berdasarkan penyidikan dan penyelidikan juga pendapat dari beberapa ahli yang dihadirkan, juga 13 saksi yang diminta keterangan yang akhirnya IAS cukup beralasan dijadikan tersangka.

Video provokatif yang berdurasi 1 menit 57 detik membuat tersangka kini meringkuk di tahanan Polda Jabar
Karena pemeriksaan dan pelimpahan penanganan IAS di Mapolda Jabar.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo dalam siaran persnya di depan gedung Ditreskrimsus Polda Jabar Selasa 14 Mei 2019 menyampaikan kepada awak media keprihatinannya bahwa baru minggu lalu kita menangkap pelaku dengan kasus yang sama, ini menjadi perhatian kita bersama bahwa siapun yang menyebarkan berita hoaxs, ujaran kebencian pasti akan ada tindakan hukum.

Jadi dihimbau kepada masyarakat jangan mudah dan ingin menshare berita-berita atau konten-konten yang belum tentu benar isinya apalagi sampai berita bohong atau berisi hasutan-hasutan yang menjurus kepada ujaran kebencian.

Berdasarkan keterangan dari tersangka dia membuat rekaman video tersebut seorang diri dengan menggunakan alat komunikasi.

IAS memegang alat komunikasi menggunakan tangan kiri dan berbicara secara spontan tanpa menggunakan teks.

Kemudian IAS menyebarkan rekaman video tersebut ke 13 grup aplikasi WhatsApp pendukung pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo dan kontak pribadi.

Tidak hanya itu, IAS juga memposting rekaman video tersebut di akun Facebook pribadi pada hari Minggu (12/5/2019) sekitar jam 15.41 WIB di rumahnya di Kecamatan Kesambi Kota Cirebon. Ia membuat sekaligus menyebarkan video tersebut berdasarkan inisiatif pribadi.

IAS juga merupakan relawan sekaligus tim sukses/Satgas ( blm disahkan) pasangan Prabowo-Sandi. Sy Ustadz Kampung yang awam tentang konsekuensi hukum akibat dari penyebaran video tersebut,Pungkasnya.(Bidhum)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini