MEDIA PURNA POLRI,KUPANG – Terkait dengan keterlibatan oknum ASN (Lurah) di wilayah kecamatan Oebobo, inisial DNS yang telah melakukan politik praktis, Bawaslu Kota Kupang akan menindak lanjuti.

Hal ini diungkapkan oleh ketua Bawaslu Kota Kupang, Yulianus Nomleni saat diwawancarai oleh awak media di kantor Bawaslu Kota Kupang di bilangan Walikota, Jumat (10/5/2019).

Nomleni menjelaskan bahwa pemilu baik Pileg maupun Pilpres telah usai pada Tanggal 17 April kemarin dan saat ini masih dalam tahapan pleno rekapitulasi perhitungan suara.

Dan tugas kami sebagai Bawaslu yakni mengawasi persiapan penyelenggaraan pemilu, mengawasi pelaksanaan tahapan pemilu, dan mengelola, memelihara dan merawat arsip atau dokumen serta melaksanskan penyusutannya berdasarkan jadwal retensi arsip yang di susun oleh Bawaslu dan ANRI.

Yulianus melanjutkan, terkait dengan oknum ASN yakni Lurah di wilayah kecamatan Oebobo, berinisial DNS yang melakukan politik praktis, kami mempersilahkan untuk membuat laporan agar kami bisa tindak lanjuti.

“Silahkan buat laporan penulisan fom materil dan kami akan tindak lanjuti”, kata Nomleni.

Setiap laporan yang masuk pasti kami akan tindak lanjuti. Bahwa nanti terbukti atau tidak itu kemudian.

“Terkait dengan sangsi terhadap ASN sangsinya dari komisi ASN bukan dari Bawaslu “, ucap Nomleni.

Lebih lanjutnya, Selain Lurah DNS kami juga menangani satu kasus dugaan tindak pidana penggelembungan suara dari salah satu Caleg ke Caleg yang lain. Itu terjadi di salah satu TPS di Kecamatan Oebobo.

Selain kasus di atas ada juga beberapa laporan dari masyarakat terkait temuan dan pelanggaran namun kami masi harus berkoordinasi dengan komisioner KPU.

“Jujur bahwa kami sangat keterbatasan anggota. Di Kota hanya tiga orang, di tingkat Kecamatan pun sama tiga orang dan di tingkat Kelurahan hanya satu orang”, jelas Yulianus.

Dalam melakukan pemantauan dan pengawasan pemilu ini tidak hanya memantau ASN tetapi kampanye Caleg dan kegiatan lainnya juga harus kami lalukan. Pungkas Yulianus Nomleni.

Sementara oknum Lurah DNS dikonfirmasi media ini melalui handphone cellularnya namun tidak merespon hingga berita ini diturunkan.

(Oscar MPP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini