MEDIA PURNA POLRI,KARAWANG- Berdasarkan Undang – Undang No.6 tahun 2019 tentang Desa dan peraturan Bupati Karawang No.26 tahun 2016 tentang tata cara pemilihan Kepala Desa antar waktu.

Dalam Permendagri 82 pada Pasal 8 ayat (3) disebutkan, apabila Kepala Desa berhenti karena meninggal dunia, permintaan sendiri atau karena diberhentikan, Badan Permusyawaratan Desa melaporkan kepada Bupati/Walikota melalui Camat atau sebutan lain.

Selanjutnya, pedoman pemilihan Kepala Desa antar waktu yaitu Permendagri Nomor 65 Tahun 2017 tentang Pemilihan Kepala Desa.

Calon Kepala Desa Kamojing Cahyadi (Kiri) Melyani (Kanan)

Penyelenggaraan Musyawarah Desa Khusus untuk Pemilihan Kepala Desa Antar waktu diatur dalam Permendagri No.110/2016 tentang Badan Permusyawaratan Desa.

Camat Kecamatan Cikampek DRS.H.Syueb Sulaeman.MM,dalam membacakan surat keputusan Bupati Karawang No.141.1/1.Kep 110 HUK 2019 tanggal 30 januari 2019 tentang jadwal dan tahapan pemilihan Kepala Desa antar waktu di Desa Kamojing,Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang mengatakan,”Pentingnya Musyarawah Desa dalam mengambil keputusan untuk menentukan aturan maka Badan Pemerintahan Desa(BPD) harus bisa mengambil langkah pemilihan Kepala Desa antar waktu ini melalui mekanisme rapat musyawarah Desa dengan para Tokoh dan Pemuda Desa Kamojing supaya berjalan dengan baik dan bisa menentukan siapa calon yang harus dipilih melalui Musyawarah”.

Sedangkan dalam Pasal 42 berbunyi bahwa BPD menyelenggarakan musyawarah Desa khusus untuk pemilihan Kepala Desa antar waktu.

Pjs Kepala Desa Kamojing Pujianto SE dan Ketua BPD Tatang Mulyana Serta Anggota Panitia PAW.

Penyelenggaraan musyawarah Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan untuk mengesahkan calon Kepala Desa yang diajukan panitia serta memilih dan pengesahan calon Kepala Desa terpilih.

Forum musyawarah Desa menyampaikan calon Kepala Desa terpilih sebagaimana dimaksud pada ayat (2) kepada panitia untuk disampaikan kepada BPD.

Dalam pemilihan tersebut,Panitia penyelengara pemilihan Kepala Desa antar waktu mengundang Tokoh Masyarakat dari 5 RW dengan total surat undangan 85 orang,yang hadir 81 orang,sedangkan Calon Kepala Desa Cahyadi mendapatkan 68 suara dan calon Kepala Desa Melyani mendapatkan 13 suara,berarti dalam acara pemilihan tersebut Cahyadi keluar sebagai pemenang.

Pelaksanaan PAW dilaksanakan sesuai dengan Permendagri No 110/2016 yang sudah memenuhi persyaratan untuk mengisi jabatan sebagai Kades Kamojing ada dua orang, yakni Cahyadi dan Melyani. “Kita sudah jadwalkan pelaksanaan PAW hari Kamis 2 Mei 2019, Insya Allah persiapanya sudah matang, “ Kata Tatang Mulyana kepada awak media.

Ketua BPD Tatang Mulyana Serta Anggotanya

Di temui wartawan,Ketua Badan Pemerintahan Desa (BPD) Kamojing, Tatang Mulyana yang biasa disapa Bang Toga mengatakan”Dalam kesempatan itu hadir pula Muspika Kecamatan Cikampek. “Selain Camat, Danramil dan Kapolsek, sebanyak 9 Kades juga turut diundang. Semua dibiayai oleh Pemkab Karawang, nilainya sebesar Rp. 25 juta, “Ungkapnya.

Kades terpilih Cahyadi mengucapkan banyak terima kasih kepada Warga Desa Kamojing yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk melanjutkan program yang telah di rencanakan oleh Almarhum ayahnya ( Charim),Ujar Chahyadi.

“Saya akan terus melanjutkan program Almarhum Ayah Saya terutama infrastruktur jaling, japak dan Saya akan melaksanakan Anggaran Dana Desa dan dana lainnya sesuai aturan Pemerintah untuk kemajuan Desa Kamojing”Tutup Cahyadi.

Pujianto SE,Pjs Kepala Desa Kamojing sangat memberikan apresiasi atas lancarnya pemilihan Kepala Desa antar waktu, Beliau mengatakan, “kedepannya kita harus bisa saling bahu membahu dalam mewujudkan Desa yang lebih maju dalam memprioritaskan kepentingan masyarakat dalam pelayanan serta mengutamakan musyawarah untuk mencapai suatu keputusan mufakat”. (Margono S)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini