MEDIA PURNA POLRI,KEDIRI- Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri yang merupakan Pondok Pesantren (Ponpes) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) itu termasuk yang terbesar di Indonesia.
Dengan pemasangan panel surya seluas 41 meter x 40 meter diatas Masjid, mampu menghasilkan 521 ribu KWH. Bahkan setiap bulannya Pondok mampu menghemat 60 juta rupiah .

“Jika penggarapan itu sudah selesai, mungkin hasilnya bisa lebih, Namun dengan jumlah itu saja dapat memenuhi kebutuhan listrik yang dibutuhkan oleh Pondok Pesantren”, Kata tim ahli proyek PLTS dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH), Horisworo, kepada wartawan di Kediri.

Dia mengatakan, penggunaan pembangkit listrik dan air tersebut, sangat mungkin dikembangkan hingga pelosok Tanah Air.

“Sebab Indonesia sangat kaya dengan sumber energi tersebut. Selama ini pengembangan listrik lebih banyak menggunakan energy fosil alias Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tidak terbarukan,” Kata dia.

Dengan menjadi pelopor penggunaan PLTS dan PLTMH diPondok-Pondok Pesantren, diharapkan bisa menjadi kontribusi ide sehingga pengembangan pemanfaatan PLTS dan PLTMH semakin meluas di Indonesia, terutama untuk Desa-desa terpencil agar lebih mandiri. (Team MPP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini