MEDIA PURNA POLRI,JAKARTA- Ribuan siswa memadati Ecovention Hall – Ancol, pada acara final kompetisi Matematika Nalaria Realistik ( KMNR ) ke-14.Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Dr H. Ratiyono M,Si mengatakan bahwa kegiatan KMNR merupakan suatu teroboson untuk memajukan pendidikan di Indonesia.

Beliau sangat mengapresiasi kiprah KPM yang mampu membuat anak-anak bisa berkreativitas dalam belajar Matematika. Penyajian pelajaran yang baik dan menyenangkan akan memicu anak semakin giat belajar.

“Jika anak-anak senang belajar matematika, logika berpikirnya akan bagus .” Urai Kadisdik Provinsi DKI Jakarta selepas membuka secara resmi final KMR ke-14 se – Indonesia.

KMNR ke-14 merupakan salah satu lomba terbesar yang diikuti ratusan ribu siswa dari seluruh Indonesia. Saat ditemui Media Purna Polri M. Fachri Ketua pelaksana KMNR ke-14 mengatakan, Daya tarik dari kompetisi ini adalah penyajian soal-soal yang unik dan menantang daya nalar / ketrampilan berpikir tingkat tinggi ( Higher Order Thinking Skill ).

Sehingga peraih penghargaan berkesempatan mengikuti kegiatan kompetisi Internasional,dengan bayaran seikhlasnya siapa pun bisa mengikuti kompetisi ini.

3.185 finalis yang terdiri dari Siswa – Siswi Kelas I SD sampai Kelas 12 SMA berhasil menyisihkan 27.026 siswa dibabak semifinal. Pada babak penyisihan KMNR Ke-14 sendiri diikuti 88.766 siswa dari 18 Provinsi.

Pada waktu yang bersamaan, KPM pun menyelenggarakan final Olympiade Guru Matematika ( OGM ) ke-4 yang diikuti 328 guru.

Maulana Satya Adigama, peraih medali emas dan penghargaan Best of the Best difinal KMNR ke-14 mengungkapkan perasaan senang atas prestasi yang diraihnya.

Menariknya, Satya nama panggilan sudah mengikuti KMNR dari kelas 3 SD ( KMNR ke-9 ) ,sampai akhirnya meraih prestasi terbaik saat sekarang menjadi siswa kelas 7 SMP. Menurutnya, belajar sungguh-sungguh adalah hal utama untuk meraih kesuksesan.Yang paling penting, motivasi terbesar untuk belajar dan berprestasi harus datang dari diri sendiri. Tutur siswa SMPN 7 Yogyakarta ini.

Juara OGM tingkat Sekolah Dasar, Fera Setyawan mengungkapkan perasaan bahagianya karena bisa meraih prestasi terbaik diajang OGM Ke- 4.

Menurutnya,soal-soal OGM membutuhkan penalaran dan ketelitian tingkat tinggi.Kemenagan ini memberikan pesan kepada muridnya untuk lebih semangat belajar dan yakin bisa berprestasi dibidang matematika.

Persaingan dibidang Olympiade Matematika di Indonesia sangat ketat, semoga teman-teman dari daerah pelosok yakin bisa ikut dan berprestasi pada ajang kompetisi seperti OGM,Ujar guru Nasional KPS, Balikpapan ini.

Senyum Maulana Satya Adigama dan Fera setyawan adalah kebahagiaan bagi KPM. Selama 18 tahun berkiprah, KPM berkiprah Konsisten mengembangkan bahan belajar Matematika Nalaria Realistik ( MNR ) yang mengasah nalar anak-anak Indonesia. memberikan pelatihan MNR bagi guru-guru Indonesia,memberikan konsultasi dan bimbingan penerapan MNR bagi sekolah-sekolah mitra KPM.

Membina anak-anak Indonesia berprestasi di event Olimpiade Matematika Nasional dan Internasional, menjadi penyelenggara lomba Matematika Internasional,masih menyegarkan gagasan MNR .

Serta membangun jaringan kerja dengan berbagai institusi yang sevisi untuk meningkatkan kualitas pendidikan matematika di Indonesia.

Semua Kiprah dan gerak langkah KPM ditujukan untuk melahirkan generasi masa depan Indonesia yang cerdas bernalar, berakhlak mulia, dan menjadi orang-orang dengan karya besar untuk kebermanfaatan banyak orang.

Hal ini sejalan dengan pesan khusus Presiden Direktur KPM Ridwan Hasan Saputra untuk para finalis KMNR ke – 14 dan finalis OGM ke- 4, ” Berkaryalah yang besar dengan menggunakan akal dan hati. (Charles Mpp)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini