MEDIA PURNA POLRI,KALTENG- Salah satu aktivis Kalimantan Tengah mulai menyoroti dan mempertanyakan legalitas kelengkapan serta kewajiban perusahaan selaku pelaksana pekerjaan proyek yang bermula dari Kementerian PU dan PR Direktorat Jenderal Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional XI Satker Provinsi Kalteng dengan program pelaksanaan Jalan Nasional wilayah III provinsi Kalimantan Tengah dengan nomor kontrak HK 02.03/ satker wilayah III PPK 3.4/III/32 Tanggal 08 Maret 2019,dengan Biaya Rp. 24.214.000.000., pelaksana PT.Sangga Buana Multi Karya.

Pertanyaan yang di lontarkan oleh NS salah satu Aktivis waket LPLHN Kalteng yang sangat peduli terhadap kualitas pembangunan Kalimantan Tengah, Dia menerangkan kepada pers Mpp belum lama ini, dari kasat mata sangat jelas,yang pertama bahwa pihak pemenang tender tidak mencantum sumber Anggaran dari mana di papan plang proyek kedua untuk masa pemeliharaan pelaksanaan proyek dan PT.Sangga Buana Multi Karya juga tidak mencantum di papan plang alamat perusahaan, bahkan sebutnya material tanah uruq bahan Galian C untuk Barem sisi jalan proyek itu nanti nya dari mana asal muasal nya bahan galian C nya dan apakah sudah masuk uji lab untuk bahan material tanah uruq,Jelasnya.

Soal nya bahan material yang benar-benar berkualitas salah satu penentu kualitas dan kuantitas serta kuncinya untuk menjamin kualitas proyek itu nanti nya dan setiap anggaran proyek Pemerintah harus jelas sumber nya dari mana,karena setiap setiap anggaran yang berasal dari Pemerintah wajib masyarakat tahu serta transparan kepada masyarakat,Pungkasnya. (Tif)

Loading...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini