Media Purna Polri, Pandeglang – Warga Desa Suka Sari Kecamatan Kadu Hejo Kayu Ambon RT 004/005 tidak terjamah atau kurang mendapat perhatian dari Pemerintahan baik dari tingkat Kelurahan sampai Provinsi.

Terlihat ada dua orang warga yang dimana salah satunya bernama Sapuri yang kurang mendapatkan kesehatan atau perhatian, Pemerintahan setempat terkesan pembiaran yang terjadi.

Ketua Pemuda setempat menjelaskan bahwa Sapuri sudah mengalami kelumpuhan selama 17 tahun,yang dimana kelumpuhan itu dialami saat usia 11 tahun yang dimana awalnya tidak lama dari Ibunda nya meninggal dunia, Sapuri jatuh sakit Panas tinggi yang terlalu lama dikarenakan kirangnya mendapat penanganan medis yang seharusnya sehingga berdampak Kelumpuhan.

Saat Sapuri mengalami kelumpuhan diapun langsung putus sekolah,sedangkan dia adalah salah satu murid yang cerdas.”Saya dan warga tidak bisa berbuat apa-apa, hanya bisa membantu dalam doa agar di beri kesembuhan dan mendapat perhatian khusus dari pemerintahan setempat.” Harap Ketua Pemuda.

Diwaktu yang bersamaan,salah satu warga yang juga masih kerabat dari Sapuri ini yang enggan namanya disebutkan bahwa hal in isudah di sampaikan kepada Bapak RT/RW,namun tidak ada respon dan tanggapan seolah diam seribu bahasa sedangkan yqng kami harapkan dari Bapak RT/RW dapat menyampaikan ke pihak pemerintahan yang terkait agar dimana warganya yang memerlukan bantuan dapat terealisasikan.

Kami desak Pemerintahan terkait turun langsung ke Desa kami,lihat dengan mata hati kalian dan perlakukan kami layaknya sama dengan manusia lainnya jangan pembiaran yang kami rasakan, kami mempertanyakan bagaimana dengan UU HAM pasal 5 ayat (3) bahwa penyandang cacat harus mendapatkan perlakuan dan perlindungan yang lebih.Tetapi hal ini tidak di terima oleh kami khususnya saudara kami Sapuri.(Lanang S)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini