MEDIA PURNA POLRI,NTT – Setelah Surat Edaran Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dengan Nomor: BO. 065/24.a/III/2019 tentang Penggunaan Sarung Tenun Ikat Motif Daerah NTT bagi ASN di lingkup Pemprov NTT maka Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Kupang, Mathias M. Beeh, S.ST, Par, MM, langsung merespon dengan positif di hari pertama lengkap memakainya.

Hal ini di ungkapkan oleh Mat Beeh Sapaa dari kepala sekolah saat di temui oleh awak media di ruang kerjanya, Jumat (5/4/2019).

Mat Beeh menuturkan, terkait dengan aturan baru yang di buat oleh Bapak Gubernur, ini sesuatu yang ditunggu oleh masyarakat NTT karena memang sejak dahulu kala kita dikenal salah satu identitas kita yakni tenunan yang sangat kaya raya namun kita kala saing dengan provinsi lain karena kita tidak melestarikan dan menjunjung tinggi nilainya.

“Kita lihat Provinsi Bali mereka hanya satu motif daerah namun mereka melestarikan dan menjaga nilain budayanya sehingga terkenal sampai luar Negeri “, Katanya.

Saya selalu menyatakan kepada guru – guru di sini bagaimana efeknya kepada masyarakat NTT, yang jelas dirasakan adalah Ibu – ibu yang ada di kampung selama ini hidup dengan menenun. Ilmu yang mereka peroleh bukan pada bangku pendidikan melainkan sudah diwarisi dari moyang kita. Untuk itu purlu kita lestarikan.

“Jangan setelah menenun lalu disimpan dan dipakai hanya acara adat saja, tetapi untuk melestarikannya kita selalu memakainya guna mempromosikan kepada dunia ini kita orang NTT”, Ucap Mat Beeh.

Lebih lanjutnya, Hari ini saya memakai adat Helong, namun berikutnya saya akan pakai dari daerah lain sepeti Rote, Sabu, Flores, Alor dan lainnya. Jadi kita harus memakainya lintas. Siapapun boleh memakainya. Disini ada unsur pemersatu dimana masyarakat kita yang Heterogen sukunya bisa berbangga ketika tenunnya dipakai oleh suku lain.

Jujur saya sangat mengapresiasi dan merespon secara positif terobosan yang dilakun oleh Bapak Gebernur NTT. Kami siap mendukungnya. Ini sekaligus mempromosikan seni budaya dan tradisi etnis yang ada di NTT. Dan hal ini juga mendukung kegiatan Ibu Ketua Dekranasda NTT yang getol mempromosikan Provinsi NTT melalui segala lini.

“Mari kita tunjukan kepada dunia bahwa inilah kami Flobamora,yang didalamnya ada berbagai Suku, Etnis, Budaya, motif Daerah dan Bahasa namun tetap kita satu bingkai Provinsi NTT. Kita harus bangga menjadi orang NTT”, Pungkas Kepala Sekolah sekaligus ketua MKKS SMK Se-Kota Kupang.

(Oscar MPP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini