MEDIA PURNA POLRI,KOTA KUPANG-Menjadi seorang wirausaha tidaklah melulu harus memiliki modal yang besar. Siapa yang menyangka, jika modal yang tidak besar namun penghasilan setiap bulannya hingga empat puluh lima jutaan rupiah.

Seperti Gloria Pradita Christy Mauk, S.E, M.Pd, wanita kelahiran Kupang, 5 September 1991, kepada media ini di Jalan Kejora, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang NTT, Senin (11/2/2019).

Ia mengaku mengeluarkan modal sebesar Rp 5 juta untuk memulai bisnis sebagai penjual aneka minuman kopi.

Dengan modal sebesar itu, perempuan yang akrab di sapa Dita ini berjualan kopi dengan mereknya sendiri, yakni Kopi Papa Ganteng lengkap alat racik kopi. Dia mengaku, pada 2018 menjadi tahun pertama memulai bisnisnya.

Gadis jebolan S2 Universitas Pelita Harapan Graduate School Jakarta yang berusia 28 tahun ini memanfaatkan ruko milik Ayahnya di depan Taman Budaya Gerson Poyk untuk berjualan aneka ragam minuman kopi racikannya secara online.

Dia memberi nama usahanya dengan sebutan Kopi Papa Ganteng (KPG). Dan bahan baku kopi di datangkan dari Bajawa Pulau Flores, serta gula yang di pakai, gula semut (gula merah) dari Pulau Rote Ndao.

Untuk saat ini, lanjut Dita, menjalankan usaha sebagai tukang kopi dijadikannya sebagai pengalaman baru dalam hidupnya. Dia menyebutkan, pasar minuman kopi khas Indonesia pada 2018 juga masih menjadi peluang besar.

“Pasar apapun bisa diciptakan, asal kita benar-benar serius mau jalanin usaha itu,” Jelasnya.

Keputusannya sebagai pelaku usaha dianggap tidak salah, karena dari segi pendapatan setiap bulannya tidak kalah dengan penghasilan sebagai PNS.

“Omzet per bulannya sekarang rata-rata Rp 45 jutaan, malah lebih besar jika dibandingkan dengan gaji PNS. jadi jangan perpikir selesai kuliah harus menjadi PNS,” Ungkapnya.

Dalam menjalani usahanya, Dita melibatkan saudara dan beberapa karyawan serta melibatkan ojek online (Grabe) untuk mengantar pesanan.

Usaha yang dilakukan oleh Dita sesuai dengan harapan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat yang mengharapkan masyarakat NTT harus berwirausaha demi menunjang kesejahteraan keluarga.

(Oscar MPP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini