(MPP) Jakarta – Keberhasilan AMPHIBI “Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia melalui “aksi” nyata 2018 dengan programnya Kampung Peduli Pencemaran Lingkungan disingkat KPPL yang saat ini menjadi viral di berbagai media sosial dengan “Situ Rawa Gede”.

Kini AMPHIBI muncul lagi dengan gebrakan barunya bernama “AMPHIBI BEBENAH CILIWUNG #2019tetapciliwung”.

Aksi yang dipimpin Ketua koordinator AMPHIBI DAS CILIWUNG bang Is, Oi bersama Zhi Fauziah dimulai perdana dari bantaran hulu sungai ciliwung rt.04/20 kp.pasir gunung selatan cimanggis kelapa dua depok jawa barat pada,”minggu 20/1/2019.

Turut hadir ketua umum AMPHIBI Agus Salim Tanjung so, si, rw.07 Miftah, ketua rt.04 Suherman, ibu-ibu PKK, karang taruna dan mapala sejabodetabek.


Aksi “bebenah ciliwung” disambut antusias masyarakat setempat yang mana sebelumnya lokasi tersebut telah di jadikan ajang pelatihan ibu-ibu PKK dengan membuat karya seni berbahan baku limbah dan plastik oleh bang Is Oi bersama mis Zhi Fauziah.

Ketua rt.04 Suherman dan ketua rw.07 Miftah merasa sangat senang tempat nya dijadikan lokasi awal aksi “Bebenah Ciliwung.
“Saya mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan AMPHIBI yang mau peduli datang jauh-jauh ke tempat kami ini dan memberikan ilmu, pelatihan terhadap ibu-ibu pkk serta mengajak masyarakat disini untuk bersama-sama ikut peduli terhadap bantaran sungai ciliwung,”sambut Miftah.

Ketua umum Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia Agus Salim Tanjung So,si merespon balik sambutan para pengurus rt dan rw setempat.

Dalam sambutannya ketua umum AMPHIBI menyampaikan bahwa aksi “bebenah ciliwung ini rencananya akan dilakukan selama 1 tahun (januari 2019 s/d januari 2020).
Kegiatan ini kedepannya akan melibatkan seluruh elemen masyarakat yang berada disepanjang bantaran sungai ciliwung, penggiat lingkungan, komunitas ciliwung, mapala sejabodetabek dan pihak-pihak sponsor yang ingin menyatakan kepeduliannya terhadap perubahan dan perbaikan lingkungan di sungai ciliwung.

Tentunya ini tidak luput dari perhatian maupun keterlibatan pemerintah republik indonesia, khususnya yang membidangi di kementerian lhk.

Ada beberapa program yang disampaikan panitia pelaksana aksi “bebenah ciliwung” bang Is Oi dan Miss Zhi Fauziah kepada saya.
Salahsatunya memberikan berbagai macam pelatihan tentang sungai, membuat karya seni dan kreatifitas, membersihkan bantaran hulu hilir sungai ciliwung, penghijauan di bantaran sungai, penaburan berbagai macam bibit ikan, budi daya ikan dan pembibitan pohon di sepanjang hulu hilir bantaran ciliwung, patroli siaga ciliwung dan Rescue AMPHIBI Ciliwung.

Semoga apa yang nantinya diberikan AMPHIBI melalui program “aksi bebenah ciliwung #2019 tetap ciliwung” bisa berjalan dengan lancar.
Sehingga bisa bermanfaat dan dirasakan masyarakat yang tinggal dan berada disepanjang bantaran sungai ciliwung, “tutup Agus S.Tanjung.

Sementara Bang Is Oi yang dipercaya menjadi ketua koordinator Daerah Aliran Sungai DAS AMPHIBI Ciliwung menyampaikan bahwa aksi “bebenah ciliwung” selanjutnya akan dilaksanakan pada awal bulan februari 2019 disepanjang bantaran ciliwung rt. 01/06 kel.pejaten timur kec.pasar minggu jakarta selatan.

Bang Is Oi juga menyatakan, “Kita (red.Amphibi) akan membuat “patok tanda batas” yang nantinya dipasang per/km.
Titik 0 (nol) kilometer disepakati di seputar bendungan katulampa kabupaten bogor jawa barat.
Selanjutnya dipasang disepanjang bantaran sungai ciliwung mengarah ke hilir sampai manggarai jakarta.

Hal ini bertujuan untuk mempermudah Team Rescue AMPHIBI mendeteksi dan menandakan dimana titik lokasi apabila ada kejadian disepanjang hulu dan hilir sungai ciliwung.
Kalau jalan raya menggunakan acuan patok km , tentunya sungai ciliwung 2019-2020 akan terpasang Patok kilometer nya melalui Regulasi AMPHIBI BEBENAH CILIWUNG #2019 TETAP CILIWUNG. “tegas Bang Is Oi sambil meneriakkan yel yel AMPHIBI… HADIRKAN SOLUSI.
yes… yess… yesss.

(red.amphibi#ciliwung)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini