MEDIA PURNA POLRI,BENGKULU TENGAH- Dengan masih banyaknya perangkat Desa yang tidak membuka kantor Desa khususnya Desa yang ada di Kabupaten Bengkulu Tengah.

Dari 142 Desa hanya beberapa kantor Desa yang aktif dan dibuka sesuai jam kantor maka jika kantor Desa tidak dibuka sudah pasti perangkat Desa tidak ngantor,tidak jarang masyarakat mempertanyakan kok bisa perangkat Desa tidak kerja tapi menerima honor setiap pencairan ADD.

Pelayanan Administrasi di Desa masih banyak dikerjakan dirumah Kepala Desa bahkan bukan tidak mungkin seluruh nya dikerjakan oleh Kepala Desa yang bersangkutan.

Menanggapi hal ini Kabag Pemerintahan Kabupaten Bengkulu Tengah menyampaikan”kami akan melayangkan surat ke Kecamatan masing-masing untuk diteruskan ke Kepala Desa yang ada di Kabupaten Bengkulu Tengah”,Terang Drs Jaka Santoso ketika ditemui dikantornya Jum,at 21/09/2018.

Undang-undang Repulik Indonesia Nomor 06 Tahun 2014 Tentang Desa telah disebutkan mengenai larangan-larangan perangkat Desa selain itu diperkuat dengan peraturan Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah nomor 04 tahun 2016 tentang perangkat Desa seperti yang tercantum di bab VIII pasal 21 huruf M yang berbunyi”meninggalkan tugas selama 60 hari kerja berturut-turut tanpa alasan yang jelas dan tidak dapat dipertanggung jawabkan”.

Akan tetapi sangat disayangkan banyak nya Desa terutama yang ada di Kabupaten Bengkulu Tengah masih banyak yang mengabaikan aturan tersebut.

“Sebenarnya untuk pengawasan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat Desa sudah diwakil kan kepada BPD,akan tetapi kurang maksimalnya kinerja mereka mungkin dipengaruhi berbagai faktor untuk itu sebaik nya BPD dan Kepala Desa bersinergi dalam menjalankan roda Pemerintahan Desa”,Harapnya.(Chandra)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini